Aku begitu gerah dengan mereka. Seolah-olah diriku mereka anggap seorang manusia kejam yang tak kenal ampun yang akan selalu membunuh mereka. Aku tak tahu apakah aura itu ada di tubuhku. Namun satu hal yang aku tahu, aku tidak seperti itu. Ada satu ekor diantara mereka. Dirinya berwarna putih dan hitam yang cantik. Setiap melihat manusia dia selalu sembunyi. Jadi aku berkesimpulan bukan aura kekejaman yang ada dalam diriku tapi dirinya sendiri yang phobia dengan manusia. Continue reading